
11 Agu 2025 - 129 Views
Coffee Morning DPW ALFI/ILFA SULSELBAR bersama PELINDO DAN INSA
Coffee Morning
Date : 5 Agustus 2025
Place : Firefiles, Jl. Pattimura
Participant : Pelindo, ALFI & INSA
Issue yg dibahas :
- Ketua Insa meminta ke Pelindo antisipasi potensi antrian sandar kapal di MNP pasca penyatuan bobgkar muat container dilakukan sepenuhnya di MNP karena dg 5 berthing yg ada saat ini saja masih terjadi antrian sandar kapal pada waktu2 tertentu (peak)
Saat ini di MNP hanya ada 3 berthing dan 2 di Soejarno Hatta.
- Ketua Insa meminta atensi ke Pelindo agar kasus adanya komunikasi yang kurang bagus antara Kru kapal dg pihak pandu dari Pelindo bisa dihindarkan.
- Sekum Alfi meminta kepada Pelindo terkait keluhan Pelayanan receiving dan delivery yang masih banyak dikeluhkan oleh anggota ALFI akibat alat yang sering trouble. Disampaikan juga ada case lock container di tronton yang “jebol” saat operator crane menurunkan container pada tronton dengan positioning yang kurang pas.
- ALFI [Pak Ipho] meminta kepada Pelindo menyiapkan parking area untuk unit tronton yg beraktifitas di MNP agar potensi antrian di area jalan masuk dan keluar bida dihindarkan, mengingat akses jalan mazuk dan keluar melewati area pemukiman warga yg berpotensi terjadinya tindakan2 anarkis dari warga yg merasa terganggu.
- ALFI meminta kepada Pelindo untuk tidak memberlakukan perubahan skema masa 5 = 1menjadi masa 3 = 1 karena potensi biaya penumpukan akan terjadi secara massif, terutama bongkaran di akhir pekan krn kesediaan gudang
penerima yang belum ready 24 jam sehari atau 7x srleminggu, disamping hambatan2 receiving / delivery yang juga masih berpotensi menjadi faktor penghambat kecepatan in / out container sebagaimana case poin 3 diatas.
Pelindo :
- Pak Iwan – GM menyampaikan rencana pemberlakuan tarif break bulk yang telah disepakati namun tertunda karena sesuatu hal, dalam hal ini disampaikan untuk diberlakukan dengan formulasi tetentu tanpa merubah nilai yg telah disepakati.
- Rencana pemberlakuan skema tarif container dari masa 5 = 1 ke 3 = 1 yang mana sekama yang berjalan selama ini hanya berlaku di Pelabuhan Makassar, sehingga oleh pusat diminta untuk diseragamkan di seluruh Pelindo.
- Rencana penambahan 4 alat bongkar / muat di MNP [2 relokasi dari Jakarta dan rencana 2 unit pengadaan baru]
- Pelindo sedang menjajaki potensi perluasan akses jalur jalan keluar dari MNP dengan berkoordinasi ke PUPR untuk lahan yang akan menjadi objek akses tersebut.
- Akan dilakukan diskusi rutin dg semua stake holder termasuk asosiasi kedepan dalam rangka membangun kerjasama yang lebih baik.