
Rapat ALFI dan ARPI
Tanggal: 10 Februari 2026
Waktu: 14.00 – 16.00 WITA
Tempat: Gedung ALFI
Jalan Nusantara No. 182, Makassar, Sulawesi Selatan
Peserta Rapat:
Agenda dan Pokok Pembahasan
DPP ARPI di bawah ketuanya Hasanuddin Yasni (Asosiasi Rantai Pasok Indonesia) melakukan kunjungan ke kantor ALFI. Fokus pembahasan adalah potensi pengembangan rantai pendingin (cold chain) dan peluang sinergi antar asosiasi.
Ketua ALFI juga menyampaikan harapan agar terbangun sinergi strategis antara ALFI dan ARPI, khususnya dalam penguatan rantai pasok nasional berbasis logistik berpendingin.
Ketua Umum ARPI, Hasanuddin Yasni (yang menjabat sejak 2017), menyatakan kesepakatan untuk bersinergi. Beliau memahami rekam jejak ALFI dan menyoroti bahwa transportasi kapal Ro-Ro berpendingin belum dimanfaatkan secara optimal.
ARPI membina ribuan UMKM dan berharap ada kerja sama konkret dalam pengembangan cold chain.
Disampaikan pula bahwa ASDP, sebagai anggota, memiliki minat menggunakan teknologi pendingin berbasis listrik dan panel surya. Harapannya, kerja sama bisnis dan pertukaran informasi dapat mempercepat pembangunan Sulawesi Selatan sebagai pelabuhan kedua setelah Tanjung Priok.
Paparan Teknis
Whitney menjelaskan solusi Portable Cold Storage dan kendaraan komersial berpendingin, termasuk:
Box freezer
Pabrik karoseri kendaraan khusus (special vehicles)
Produk truk box pendingin dan refrigerated truck 10 ban
Produk Icecool by Delima ditawarkan sebagai solusi cold storage yang efektif, efisien, dan mudah dipindahkan sesuai kebutuhan distribusi.
Mr. Shin memaparkan EST Energy Solution Technology, dengan fokus pada PCM (Phase Change Material).
PCM adalah material yang mampu menyimpan energi dingin saat AC aktif maupun tidak aktif.
Daya simpan suhu: hingga 30 jam tanpa produk frozen
Hingga 72 jam jika terdapat produk frozen di dalam kontainer
Alat ini berfungsi hingga listrik kembali tersedia.
Mr. Shin menegaskan bahwa Indonesia sangat membutuhkan PCM mengingat karakteristik negara kepulauan dengan 17.000 pulau, agar distribusi barang beku menjadi lebih aman, efisien, dan hemat biaya.
Pernyataan Penutup
Ketua ARPI menyampaikan harapan adanya agreement antara ARPI dan ALFI untuk berkolaborasi dan maju bersama.
Jaya Mindahara menambahkan bahwa berkat ALFI, kini tidak ada lagi biaya closing time untuk angkutan kontainer 20 feet dan 40 feet, serta meminta agar setiap praktik pungli dilaporkan langsung ke ALFI.
Ketua ALFI menutup rapat dengan menyimpulkan seluruh paparan, menegaskan kembali pentingnya kolaborasi, dan menyatakan komitmen ALFI untuk membuka kerja sama dengan ARPI demi penguatan logistik nasional.
Demikian.
Salam,
Asrul Sani Abu