
Pada hari selasa, 24 feb 2026 bertempat di Hotel Aryaduta Makassar, kami mewakili Alfi dan bertindak sebagai pelaku JPT meminta kepada regulator lewat daring dalam hal ini langsung ke narasumber DIRLALA Kristianto Butar”
Poin yang kami sampaikan
Tanggapan dari moderator dan para narasumber sekaitan dgn keluhan kami diatas
KSOP dalam hal ini moderator ibu Paisah menyampaikan hal sekaitan STID dan PMKU sdh melayangkan surat kepada pelindo sebayak 3 kali tidak melanyani bagi JPT /Trucking yang tidak PMKU dan punya STID.
“Namun sanggahn dari pelindo melalui TH bahwa bagaimana kami ingin melakukan tindakan kalau data” Kami tidak ada yang mana sudah PMKU dan mana yang sudah masanya berkhir.
6. arahn dari DIRLALA terkait protes kami yang mana dalam peraturan pemerintah maslh NIB mengatakan hanya NIB yang sdh verifikasi yang bisa melakukan kegiatan kepelabuhanan, DIRLALA mengiyakan seperti halnya namun dalam kenyataan dilap banyak Perusahan yang berkegiatan belum terverifikasi sehingga meminta kepada KSOP untuk melakukan pengawasan namun lagi2 disampaikan keopada Ibu Ica tidak mungkin kami melakukan pengawasan dgn menemptkan orang2 digate in out hanya meminta ke DIRLALA harus melalui aplikasi
PENEGASAN KAMI TERHADAP ASOSIASI
Saya sudah membaca masalah ini sebenarny pelindo bisa dan mau melakukan hold tetapi minta penegasan dalam surat yang dilayangkan KSOP, maka diujung diskusi, kami meminta kepada DIRLALA sebagai regulator agar tegas dalam bertindak jika membuat suatu regulasi karena hal itu dibuat untuk ditaati kalau memang tidak bisa melakukan pengawasn dan tindakan maka berhenti sosialisasi.
Demikan
ALFI SULSELBAR
WKU Bidang Angkutan Laut dan Kepelabuhanan