
22 Agu 2025 - 177 Views
Evaluasi Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan Makassar Triwulan II 2025
Pada Kamis 21 Agustus 2025, di Ruang Rapat Mataram, Kantor KSOP Makassar, kami berkesempatan untuk memenuhi undangan KSOP terkait Evaluasi Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan Makassar Triwulan II 2025,
Kegiatan ini dihadiri oleh PT. Pelabuhan Indonesia Regional IV dg semua Sub Holding nya, ALFI, INSA, APBMI, TKBM, pihak shipping lines dan pengguna jasa pelabuhan lainnya.
Dalam pemaparan evaluasi yg ditampilkan oleh KSOP sesuai standar dan persentase layanan pelabuhan, masih ditemukan hal2 yg perlu pembenahan dlm peningkatan pelayanan diantaranya sbb:
- Waktu berthing dan layanan bongkar muat kapal perlu peningkatan krn nilai capaian masih di bawah standar kinerja yg ditetapkan KSOP.
- Untuk layanan R/D secara penilaian sudah memenuhi standart kinerja dr KSOP. Namun dr ALFI menganggap masih perlu ada peningkatan. Dimana pelaku usaha JPT dirasa masih banyak menjumpai kasus2 ketidakoptimalan layanan R/D pada waktu2 dan blok2 tertentu. Dimana keterlambatan layanan mencapai 30 menit dan bahkan lebih dari satu jam lebih
- ALFI dan INSA berharap kepada KSOP agar pemindahan kegiatan peti kemas dari T1 ke T2 per Januari 2026 dipersiapkan lebih matang lagi. Hal ini untuk menghindari terjadinya kongesti. Sehingga berdampak negatif terhadap penilaian kinerja Pelabuhan Makassar secara nasional bahkan internasional.
- Pada kesempatan kali ini Deputy Terminal Head T2, menyatakan tidak akan serta merta memindahkan seluruh kegiatan dari T 1 ke T 2 tanpa persiapan dan kesiapan yang matang. Terkhusus mengenai penambahan alat tambahan yang rencananya akan didatangkan dari Pelabuhan Tanjung Priok
- Asosiasi2 terkait juga meminta kepada KSOP dan Pelindo agar melakukan tindakan dan langkah terukur terkhusus di Terminal Multi Purpose dengan melakukan penataan dgn baik terhadap kegiatan pembongkaran kapal curah kapal break bulk, sehingga tidak menjadikan dermaga sebagai lahan atau tempat penumpukan atau penimbunan barang karena itu dapat mengganggu layanan B/M secara keseluruhan.
Demikian hasil Rapat Evaluasi Kinerja Pelabuhan Makassar yg dilakukan KSOP u triwulan II diharapkanpada triwulan III nilai dari standar kinerja Pelindo dapat lebih baik dan memenuhi semua kriteria yg telah disepakati dan ditetapkan. Hal ini untuk mewujudkan Pelabuhan Makassar sebagai hub Wilayah Indonesia Timur sehingga dapat mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi.
Terima kasih,
WKU Angkutan Laut/Kepelabuhanan
Ambo Tuwo, AMd